{"id":4939,"date":"2026-05-10T14:30:57","date_gmt":"2026-05-10T14:30:57","guid":{"rendered":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/?p=4939"},"modified":"2026-05-11T09:17:39","modified_gmt":"2026-05-11T09:17:39","slug":"mahasiswa-pai-uin-malang-raih-juara-1-pencak-silat-tingkat-kota-malang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/?p=4939","title":{"rendered":"Mahasiswa PAI UIN Malang Raih Juara 1 Pencak Silat Tingkat Kota Malang"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Malang \u2014 Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mahasiswa tersebut adalah Maulana Adisaputra Alwiansyah, mahasiswa PAI angkatan 2025 yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Prestasi Pencak Silat tingkat Kota Malang. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga bela diri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prestasi yang diraih Maulana mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Di tengah kesibukan perkuliahan, ia tetap mampu menjalani latihan secara rutin dan disiplin. Semangat serta konsistensinya dalam berlatih menjadi faktor penting yang mengantarkannya meraih kemenangan. Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa dapat berkembang di berbagai bidang apabila memiliki kemauan dan tekad yang kuat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Maulana mengungkapkan bahwa motivasinya mengikuti perlombaan pencak silat bukan hanya untuk meraih kemenangan semata. Ia ingin mengembangkan kemampuan diri sekaligus membawa nama baik kampus. Selain itu, ia ingin membuktikan bahwa mahasiswa PAI juga mampu bersaing dan berprestasi dalam bidang olahraga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMotivasi saya mengikuti perlombaan pencak silat adalah untuk mengembangkan kemampuan diri, mengharumkan nama kampus, serta membuktikan bahwa mahasiswa PAI juga mampu berprestasi di bidang non-akademik,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pencak silat sendiri merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang tidak hanya mengajarkan teknik bela diri, tetapi juga nilai kedisiplinan, sportivitas, keberanian, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat penting dalam kehidupan sehari-hari dan mampu membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proses meraih prestasi tersebut, Maulana menjalani berbagai persiapan secara intensif. Ia rutin berlatih untuk meningkatkan kemampuan teknik bertanding sekaligus menjaga kondisi fisik agar tetap prima. Selain itu, mental bertanding juga terus diasah agar lebih siap menghadapi kompetisi. Baginya, konsistensi dan disiplin menjadi kunci utama dalam mencapai keberhasilan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak hanya fokus pada latihan, Maulana juga tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa. Ia harus mampu membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dan latihan yang cukup padat. Menurutnya, manajemen waktu menjadi hal penting agar keduanya dapat berjalan dengan seimbang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cProses persiapan yang saya lakukan dimulai dari latihan rutin, menjaga disiplin waktu, menjaga kondisi fisik, serta terus meningkatkan teknik dan mental bertanding. Selain itu, saya juga berusaha membagi waktu antara kuliah dan latihan agar keduanya tetap berjalan dengan baik,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan menuju kemenangan tentu tidak selalu mudah. Maulana mengaku menghadapi berbagai tantangan selama proses persiapan. Salah satu tantangan terbesar adalah membagi fokus antara kegiatan akademik dan latihan. Aktivitas yang padat sering kali membuat tubuh menjadi lelah, ditambah tekanan mental saat menghadapi pertandingan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, ia berusaha menjadikan setiap tantangan sebagai proses pembelajaran. Menurutnya, hambatan yang dihadapi dapat membentuk mental menjadi lebih kuat dan dewasa. Semangat pantang menyerah menjadi salah satu faktor penting yang membawanya meraih kemenangan dalam kompetisi tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cTantangan yang saya hadapi selama proses persiapan adalah membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dengan latihan yang cukup padat. Selain itu, rasa lelah dan tekanan saat menghadapi pertandingan juga menjadi tantangan tersendiri yang harus saya hadapi,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keberhasilan yang diraih Maulana juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia menyampaikan bahwa keluarga menjadi sumber semangat terbesar dalam hidupnya. Dukungan dan doa dari keluarga memberikan motivasi untuk terus berjuang dan berkembang. Selain keluarga, pelatih, teman-teman, serta lingkungan kampus juga turut memberikan dukungan positif selama proses latihan hingga pertandingan berlangsung.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDukungan yang paling berpengaruh dalam perjalanan prestasi saya berasal dari keluarga, pelatih, teman-teman, serta lingkungan kampus yang mendukung untuk mencetak prestasi yang diinginkan,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Maulana, kemenangan ini bukanlah akhir dari perjalanan. Ia berharap dapat terus meningkatkan kemampuan diri dan meraih prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. Selain itu, ia juga ingin menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain agar terus mengembangkan potensi yang dimiliki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cHarapan saya setelah meraih prestasi ini adalah dapat terus meningkatkan kemampuan diri, meraih prestasi yang lebih tinggi lagi, serta bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi yang dimiliki,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama menjadi mahasiswa PAI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Maulana mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ia tidak hanya belajar mengenai akademik, tetapi juga pengembangan karakter, organisasi, dan relasi. Menurutnya, lingkungan kampus sangat mendukung mahasiswa untuk berkembang sesuai minat dan bakat masing-masing.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di akhir wawancara, Maulana menyampaikan pesan motivasi kepada mahasiswa PAI lainnya agar tidak takut mencoba hal baru dan terus mengembangkan potensi diri. Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin dan konsistensi dalam menjalani proses.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cJangan takut mencoba hal baru dan jangan mudah menyerah. Teruslah mengembangkan potensi diri, disiplin dalam proses, serta yakin bahwa setiap usaha yang dilakukan akan memberikan hasil yang terbaik pada waktunya,\u201d pesannya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prestasi yang diraih Maulana Adisaputra Alwiansyah menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa PAI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di berbagai bidang. Semoga capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan membawa nama baik kampus di berbagai ajang kompetisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang \u2014 Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mahasiswa tersebut adalah Maulana Adisaputra Alwiansyah, mahasiswa PAI angkatan 2025 yang berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Prestasi Pencak Silat tingkat Kota Malang. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI tidak hanya unggul dalam bidang akademik, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4940,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,13,14],"tags":[335,31,336,332,47,338,41,28,331,334,37,333,337,67],"class_list":["post-4939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-akademik","category-berita","category-informasi","tag-atlet-mahasiswa","tag-berita-kampus","tag-inspirasi-mahasiswa","tag-juara-1-pencak-silat","tag-mahasiswa-berprestasi","tag-mahasiswa-inspiratif","tag-mahasiswa-pai","tag-pai-uin-malang","tag-pencak-silat","tag-pencak-silat-kota-malang","tag-prestasi-mahasiswa","tag-prestasi-non-akademik","tag-prestasi-uin-malang","tag-uin-maulana-malik-ibrahim-malang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4939"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4939\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4946,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4939\/revisions\/4946"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}