{"id":5679,"date":"2026-06-25T05:23:17","date_gmt":"2026-06-25T05:23:17","guid":{"rendered":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/?p=5679"},"modified":"2026-06-25T05:24:38","modified_gmt":"2026-06-25T05:24:38","slug":"alumni-empowerment-program","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/?p=5679","title":{"rendered":"ALUMNI EMPOWERMENT PROGRAM"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Akselerasi Mutu Riset dan Rigoritas Metodologis Tugas Akhir Mahasiswa PAI<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sukses menyelenggarakan forum penguatan akademis intensif bertajuk Alumni Empowerment Program. Pertemuan virtual yang dikemas dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek) PAI 2026 ini menghadirkan alumni, Muhammad Luthfi, M.Pd., sebagai narasumber utama guna mengupas tuntas epistemologi, taksonomi paradigma, serta peta jalan metodologi penelitian ilmu sosial bagi mahasiswa angkatan 2023. Forum ini dirancang sebagai langkah strategis program studi untuk memperkokoh kesiapan mahasiswa sekaligus mengikis kecemasan metodologis dalam menghadapi fase krusial penyusunan tugas akhir.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"632\" src=\"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a-1024x632.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5681\" srcset=\"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a-1024x632.jpeg 1024w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a-300x185.jpeg 300w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a-768x474.jpeg 768w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a-18x12.jpeg 18w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/a.jpeg 1474w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam paparannya, Muhammad Luthfi menegaskan bahwa penguasaan metodologi riset yang kuat adalah fondasi utama lahirnya karya ilmiah yang akuntabel. Ia memetakan dua objek kajian utama dalam riset sosial, yakni perilaku nyata manusia (human behavior) yang membutuhkan penelitian lapangan (field research), serta gagasan atau pemikiran (human thoughts) yang dikaji melalui metode telaah kepustakaan (library research). Luthfi menggarisbawahi bahwa metodologi bukan sekadar memilih rumus kuantitatif atau menyusun draf wawancara kualitatif, melainkan sebuah komitmen logis yang bermula dari cara pandang peneliti terhadap hakikat kebenaran itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Urgensi akademik lain yang ditekankan adalah kewajiban memahami paradigma penelitian sebagai kompas riset sebelum menentukan metode operasional. Mahasiswa diajak membedah empat paradigma utama dalam ilmu sosial: Positivis yang melandasi pendekatan kuantitatif untuk generalisasi; Interpretif\/Konstruktivis yang melandasi pendekatan kualitatif untuk mengonstruksi makna mendalam; Pragmatis yang menjembatani metode campuran (mixed methods); serta Pasca-Positivis yang mengombinasikan pembuktian empiris dengan analisis kritis. Merespons dinamika mahasiswa yang mayoritas memilih kualitatif, narasumber membekali peserta dengan teknik coding data yang konsisten, pencapaian saturasi data, serta penguatan kredibilitas temuan melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Sementara untuk rumpun kuantitatif, ia mengingatkan batas tegas desain eksperimen murni (true experiment) dan kuasi (quasi-experiment), serta pentingnya uji validitas empiris pada instrumen baru di luar sampel utama.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"542\" src=\"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b-1024x542.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5682\" srcset=\"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b-1024x542.jpeg 1024w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b-300x159.jpeg 300w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b-768x406.jpeg 768w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b-18x10.jpeg 18w, https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/b.jpeg 1365w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Guna menjamin mutu dan kelancaran penyusunan skripsi, program studi menetapkan protokol ilmiah yang wajib dipatuhi oleh mahasiswa. Penyusunan harus dilakukan secara sekuensial dan taat asas, dimulai dari penentuan topik, perumusan fokus masalah, pemilihan paradigma, hingga perancangan metode analisis data. Selain itu, penggunaan instrumen standar yang diadopsi (seperti skala self-efficacy atau kesehatan mental) wajib disertai analisis kritis dan pencantuman teori orisinal pada Bab II, bukan sekadar menyalin tanpa basis teoretis yang jelas. Sesi bimbingan teknis ini akan ditindaklanjuti secara berkala melalui asistensi personal, dan program studi berkomitmen penuh mengawal mahasiswa angkatan 2023 agar mampu menyelesaikan tugas akhir tepat waktu dengan kualitas riset yang kompetitif di tingkat nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Akselerasi Mutu Riset dan Rigoritas Metodologis Tugas Akhir Mahasiswa PAI Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sukses menyelenggarakan forum penguatan akademis intensif bertajuk Alumni Empowerment Program. Pertemuan virtual yang dikemas dalam bentuk Bimbingan Teknis (Bimtek) PAI 2026 ini menghadirkan alumni, Muhammad Luthfi, M.Pd., sebagai narasumber utama guna mengupas tuntas epistemologi, taksonomi paradigma, serta peta jalan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5680,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,18,13,14],"tags":[570,576,583,579,571,582,577,584,580,578,581,574,573,572,575],"class_list":["post-5679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-agenda","category-akademik","category-berita","category-informasi","tag-alumni-empowerment","tag-alumni-engagement","tag-alumni-network","tag-capacity-building","tag-career-development","tag-career-support","tag-community-building","tag-empowerment-program","tag-graduate-support","tag-leadership-development","tag-lifelong-learning","tag-mentorship","tag-networking","tag-professional-growth","tag-skill-building"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5679"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5679\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5684,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5679\/revisions\/5684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pai.uin-malang.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}