Program Studi
Pendidikan Agama Islam
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan — UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Mendidik generasi pendidik Muslim yang kreatif, inovatif, dan berdampak sejak 1961. Cikal bakal lahirnya universitas Islam terkemuka di Indonesia.
Tersebar
Aktif
Guru Besar
Internasional
Nasional
Regional
Cikal Bakal UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Program Studi PAI merupakan program studi pertama yang menjadi fondasi awal lahirnya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Berdiri sejak 18 Juli 1961, Prodi PAI telah melampaui enam dekade pengabdian dalam membangun tradisi akademik dan kependidikan Islam.
Alumni Prodi PAI tersebar luas dalam beragam bidang strategis — dari guru PAI, kepala sekolah, dan pengasuh pesantren, hingga dosen, tokoh masyarakat, mubaligh, manajer pendidikan, dan bahkan beberapa alumni yang pernah menjabat sebagai menteri Republik Indonesia.
Terakreditasi Nasional & Internasional
Prodi PAI meraih pengakuan mutu tertinggi di tingkat nasional sekaligus diakui secara internasional oleh lembaga penjaminan mutu global.
Profil Lulusan
Satu profil utama dan lima profil pilihan, membuka karier luas di bidang pendidikan, riset, media, kewirausahaan, dakwah, dan manajemen lembaga.
Kurikulum Modern yang Komprehensif
Memadukan penguasaan substansi keislaman, pedagogi, kepemimpinan, dan inovasi pembelajaran — menjawab kebutuhan zaman dengan tetap berpijak pada nilai-nilai Islam.
Mahasiswa Berprestasi Terbanyak di FITK
Prodi PAI menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa berprestasi terbanyak di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan tahun 2023–2025.
Dosen Bermutu, Pakar Berpengalaman
Ditopang puluhan dosen tetap dengan latar belakang keahlian beragam dan produktif secara akademik dalam pengembangan pendidikan Islam.
Prodi dengan Mahasiswa Terbanyak di UIN Malang
Lebih dari 1.100 mahasiswa aktif — menjadikan Prodi PAI sebagai program studi terbesar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Berwawasan Internasional
Prodi PAI menempatkan jaringan internasional sebagai keunggulan utama, mendorong kolaborasi akademik lintas batas menuju reputasi global.