
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) angkatan 2024 dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional. M. Afnan Zain Jamil, mahasiswa kelas PAI A 2024, berhasil meraih Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) cabang lomba tartil tingkat se-Pulau Jawa yang diselenggarakan pada 7 Maret 2026 di Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto. Ajang tersebut mempertemukan para peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang memiliki kemampuan terbaik dalam membaca Al-Qur’an.
Kegiatan MTQ ini diselenggarakan oleh LAZNAS Al-Irsyad sebagai bagian dari upaya syiar Al-Qur’an di bulan suci Ramadan. Dengan mengangkat tema “Raih Ridha Ilahi dengan Syiar Qur’ani di Bulan Suci”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap Al-Qur’an serta memperkuat tradisi membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan kaidah tajwid. Kompetisi ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, mulai dari santri pesantren, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki kemampuan dalam bidang tilawah Al-Qur’an.
Dalam perlombaan tersebut, M. Afnan Zain Jamil berkompetisi pada cabang lomba tartil, yaitu kategori yang menekankan pada ketepatan dalam membaca Al-Qur’an sesuai dengan aturan tajwid, kefasihan dalam pengucapan makhraj huruf, serta ketenangan dan keindahan dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an. Cabang tartil memiliki karakteristik tersendiri karena penilaian tidak hanya berfokus pada keindahan suara, tetapi juga pada ketelitian dalam penerapan ilmu tajwid. Dewan juri yang menilai perlombaan ini terdiri dari para ahli dan praktisi di bidang tilawah Al-Qur’an.
Prestasi yang diraih oleh Afnan tidak diperoleh secara instan. Ia telah melalui proses latihan yang panjang dan konsisten dalam memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an. Sejak menjadi mahasiswa di Program Studi Pendidikan Agama Islam, ia dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, khususnya yang berkaitan dengan tilawah dan pembelajaran Al-Qur’an. Lingkungan akademik yang religius di UIN Malang turut memberikan dukungan bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan. Informasi mengenai berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan di kampus ini dapat diakses melalui laman resmi universitas di https://uin-malang.ac.id.
Keberhasilan ini juga mencerminkan peran mahasiswa PAI sebagai calon pendidik agama Islam yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan praktik keagamaan yang baik. Program Studi Pendidikan Agama Islam di UIN Malang memiliki komitmen untuk mencetak lulusan yang unggul dalam bidang pendidikan Islam, baik dari aspek pedagogik, spiritualitas, maupun pengabdian kepada masyarakat. Berbagai kegiatan pengembangan diri mahasiswa menjadi bagian dari upaya tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai program studi ini dapat diakses melalui https://pai.uin-malang.ac.id.
Menurut beberapa rekan mahasiswa, Afnan dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan tekun dalam berlatih membaca Al-Qur’an. Ia sering memanfaatkan waktu luangnya untuk memperdalam ilmu tajwid serta memperbaiki kualitas bacaan. Konsistensi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilannya dalam kompetisi MTQ tingkat regional ini.
Ajang MTQ seperti yang diselenggarakan di Purwokerto memiliki peran penting dalam menjaga tradisi keilmuan Islam, khususnya dalam bidang tilawah Al-Qur’an. Kompetisi ini tidak hanya menjadi sarana bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadi media dakwah dan syiar Islam kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, generasi muda diharapkan semakin termotivasi untuk mempelajari Al-Qur’an secara lebih mendalam serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Prestasi yang diraih oleh M. Afnan Zain Jamil menjadi kebanggaan bagi mahasiswa PAI UIN Malang, khususnya angkatan 2024. Keberhasilan tersebut tidak hanya mengharumkan nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik Program Studi Pendidikan Agama Islam serta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang di tingkat regional.
Melalui pencapaian ini, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan berpartisipasi dalam berbagai ajang kompetisi, baik di bidang akademik maupun keagamaan. Dengan semangat belajar, kedisiplinan, serta dukungan dari lingkungan kampus, mahasiswa diharapkan mampu terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di berbagai kesempatan.





