MALANG — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengukuhkan para calon wisudawannya dalam rangkaian Yudisium III Tahun 2026 yang digelar pada Kamis, 3 September 2026. Momen bersejarah ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa studi akademik secara resmi, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan tinggi atas dedikasi, kerja keras, dan pencapaian para mahasiswa selama menempuh pendidikan di kampus Ulul Albab.

Pelaksanaan Yudisium III kali ini terasa sangat istimewa karena mencatatkan rekor jumlah peserta terbanyak sepanjang tahun 2026, yakni mencapai total 635 peserta dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Dari keseluruhan peserta tersebut, Prodi PAI mendominasi barisan calon wisudawan dengan meluluskan sebanyak 143 mahasiswa.
Tak hanya menonjol dari segi kuantitas, PAI UIN Malang juga membuktikan kualitas pencapaian mahasiswanya yang luar biasa. Sebanyak 26 mahasiswa PAI berhasil dianugerahi predikat sebagai lulusan terbaik. Apresiasi tersebut diberikan atas torehan prestasi yang seimbang, baik di bidang akademik dengan raihan indeks prestasi kumulatif (IPK) mendekati sempurna, maupun bidang non-akademik melalui berbagai kejuaraan dan keaktifan organisasi di tingkat regional hingga nasional.
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan penuh khidmat, haru, dan diselimuti rasa bangga. Suasana haru menyeruak saat para lulusan dipanggil satu per satu untuk menerima penganugerahan, menandai kesiapan mereka untuk melangkah ke jejaring profesional yang lebih luas.
Kelulusan 143 alumni baru ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi nyata PAI UIN Malang di tengah masyarakat. Para lulusan diproyeksikan tidak hanya hadir sebagai tenaga pendidik agama Islam yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tetapi juga sebagai agen penggerak pendidikan yang membawa nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan moderasi beragama di mana pun mereka mengabdi.





