MIU Login

Kolaborasi dengan MTsN 3 Blitar, Prodi PAI Gelar Workshop IKM dan Pembelajaran Berbasis Digital

PAI FITK UIN Malang – Kebijakan implementasi kurikulum merdeka masih belum seutuhnya dipahami oleh para pendidik di satuan pendidikan dengan baik, termasuk di MTsN 3 Blitar. Selama dua hari Prodi PAI melaksanakan pengabdian masyarakat dengan menggelar acara workshop “Implementasi Kurikulum Merdeka dan Media Pembelajaran” di MTsN 3 Blitar yang diikuti lebih dari 50 peserta pada Rabu sampai Kamis (14-15/6/2023).

Kegiatan workshop ini merupakan bentuk dari follow up kerjasama yang telah terbangun selama ini dibidang Tridharma. Beberapa bulan yang lalu, Lesus Nur Prianto A.Kh selaku Kepala MTsN 3 Blitar bersilaturrahim ke kampus FITK UIN Malang dan menggandeng Prodi PAI untuk melatih para guru MTsN 3 Blitar agar segera beradaptasi dengan perubahan Kebijakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), serta para guru dibekali pemanfaatan teknologi pembelajaran yang mutakhir.

Dalam kegiatan workshop kali ini Prodi PAI menerjunkan 8 orang narasumber: Mujtahid, Abdul Fattah, Galih Puji Mulyoto, Benny Afwadzi, Faridatun Nikmah, Laily Nur Arifa, Ulil Fauziyah dan Ainatul Mardhiyah. Adapun target pelatihan yang dapat dikuasai pada guru MTsN yakni: memahami Kebijakan Kurikulum Merdeka (Paradigma, Filosofi, dan Latar Belakang), Pembelajaran dan Asesmen  Kurikulum Merdeka, Mendesain Capaian Pembelajaran, Merumuskan Tujuan Pembelajaran dan Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin), Pemanfaatan Canva dalam Kegiatan Pembelajaran, Desain Materi Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI).

Selain itu, skill yang diharapkan pasca workshop adalah para guru MTsN Blitar mampu Menyusun Analisis CP, TP, dan ATP, Menyusun Modul Ajar, Menyusun Assesmen Awal, Membuat Video Pembelajaran berbasis Canva, Menyusun LKPD Berbasis Canva, dan Menyusun Materi Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk dapat diterapatkan pada kegiatan pembelajaran di madrasah pada tahun pelajaran 2023/2024.

Dalam acara pembukaan workshop, Kamad MTsN 3 Blitar menyampaikan bahwa guru harus selalu update dan upgrade diri untuk mengembankan diri melakukan pelatihan. “kegiatan yang kita laksanakan pada hari ini adalah upaya untuk meng-update dan meng-upgrade diri, agar bapak/ibu guru dapat menyesuaikan diri dengan perubahan dan kebijakan yang terbaru”, ujar Lesus Nur Prianto A.Kh.

Sementara itu, kaprodi PAI menekankan bahwa guru wajib memiliki empat prinsip, yaitu Growth yakni selalu kesadaran (awareness), motivasi (motivation), gagasan (ideas), kinerja (performance), gerakan (movement), Change yaitumindset berubah, kreasi, inovasi, adaptif. Reform ialah adaptif terhadap nilai-nilai kemodernan, tanggap teknologi informasi, kreatif, dan inovatif. Continuity yaitu upaya berkelanjutan, berkesinambungan, dan istiqamah dalam menunaikan tugas-tugas pendidik.

Kegiatan workshop ini didesain untuk memberikan pemahanan tentang kebijakan Implementasi Kurikulum Merdeka, Pembelajaran dan Asesmen  Kurikulum Merdeka, Mendesain Capaian Pembelajaran, Merumuskan TP dan Menyusun ATP, P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin). Selain itu, melatih keterampilan dalam pemanfaatan Canva dalam Kegiatan Pembelajaran dan Desain Materi Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence (AI) yang bersumber pada internet. Hal lain yang menarik dari kegiatan pembelajaran ini adalah melatih keterampilan dalam membuat Video Pembelajaran berbasis Canva, Menyusun LKPD Berbasis Canva, dan mampu Menyusun Materi Ajar Berbasis Artificial Intelligence (AI). Mampu memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, alat dan aplikasi teknologi yang relevan pembelajaran, seperti penggunaan perangkat lunak pembelajaran, platform e-learning, atau media digital lainnya.

Dari kegiatan workshop tersebut, squad Prodi PAI memberikan apresiasi dan penghargaan kepada peserta dengan menentukan dua kategori, yaitu peserta terbaik I, II dan III dan peserta paling inspiratif. Berdasarkan hasil penilaian tim, peserta terbaik I jatuh kepada ibu Arum Puji Utami, S.Pd (Guru PPKn), Terbaik II disabet oleh ibu Alicia Salsabila Permata ARSY (Guru Seni Budaya), Sedangkan terbaik III diraih oleh ibu Vivi Widya Susanti, S. Psi. Adapun peserta yang menyandang paling inspiratif adalah bapak Drs. Masduki M.Pd.I (Guru Bahasa Inggris). Selamat dan sukses bagi semua peserta yang telah mengikuti workshop, semoga peserta terus mengasah dan mengembangkan diri demi menatap tantangan masa depan. (mj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait