PAI FITK UIN Malang – Sebulan lagi mahasiswa FITK akan melaksanakan program asistensi mengajar ke seluruh lembaga pendidikan mitra (sekolah/madrasah) Se-Jawa Timur yang sudah teken kontrak kerjasama dengan FITK beberapa pekan lalu di Aula Gedung Rektorat UIN Malang (23/11).

Keterlibatan tendik sangatlah dibutuhkan sebab banyak tata kelola administrasi yang dipersipkan FITK untuk disosialisasikan ke pihak sekolah/madrasah. Dalam pengarahannya, wadek 2, Dr. H. Abdul Bashith, berpesan bahwa “Hari ini (14/12) start awal persiapan program mbkm asistensi mengajar, untuk memetakan hal-hal admistrasi apa saja yang segera disusun dan disampaikan ke Lembaga mitra. Walau program akademik ini baru akan terimplementasi di semester depan, pasalnya.
Asistensi mengajar merupakan program andalan FITK untuk menyiapkan calon guru kompeten dibidangnya masing2. Program ini dikemas selama 1 semester penuh di lembaga mitra.
Sebelum mahasiswa diterjunkan, mereka terlebih dahulu dibekali oleh prodi masing-masing, baik kemampuan soft skill maupun hard skill agar mereka benar2 siap mengabdi lebih kurang 3-4 bulan lamanya.
Peran teddik sebagai gawang admin sekaligus bagian pendanaan wajib merancang secara cermat & matang guna suksesnya program ini. Mulai pelacakan lokasi sekolah mitra, pendataan daya tampung peserta, ploting peserta, dan seterusnya.
Salah satu tim squad microteaching, bu Nuril Nuzulia juga menambahkan informasi bahwa menghitung kebutuhan lokasi program asistebsi mengajar lebih dari 80 sekolah. “kami mengestimasi dari pengalaman PKL tahun lalu, bahwa lembaga mitra yang ditempati tidak kurang dari 89, sehingga awal tahun depan kita siapkan lebih dari 100 lembaga'” ungkapnya. Hal-hal sekecil apapun wajib dipersiapkan dengan baik, karena menyangkut layanan harus cepat, tepat dan benar sesuai aturan. Wadek 2 menegaskan bahwa “komunikasi baik surat maupun lisan segera dimulai agar pelaksanann program tersebut berjalan dengan tanpa hambatan pada saatnya nanti” ujar pria asal Gresik itu. (mj/dp)








