MIU Login

Prodi PAI FITK UIN Malang Sinau FIBAA ke Prodi PBSI FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS)

PAI FITK UIN Malang – Berdiri didepan lobi Gedung E Prodi Pendidikan Bahasa dan Satra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Ibu Dr. Raheni Suhita, M.Hum dengan ramah menyambut kedatangan Squad Prodi PAI FITK UIN Maliki Malang. Kami diarahkan menuju ruang laboratorium microteaching di lt. 3 yang full AC, multimedia smart room, dan hidangan siap saji khas Kota Solo yang tertata rapi di meja. Obrolan santai secara kekeluargaan mengenai seluk-beluk menangani akreditas FIBAA mengalir sampai lebih kurang 3 jam, pada hari Kamis (10/8/2023).

Mengawali paparannya, Raheni Suhita selaku tim penyusun menceritakan penyusunan borang FIBAA, bahwa tim wajib ‘ngoyo’ (kerja keras), berjibaku, tim harus solid, untuk menjawab amanah yang diberikan oleh rektor UNS. Lebih dari setahun, tim panitia menyiapkan SAR (Self Assessment Report), mempelajari kreteria per kreteria, sampai dilatih bahasa Inggris untuk bisa berkomunikasi dengan assesor dari luar. “kami tim panitia FIBAA kerja ngoyo’ menyusun dokumen hingga malam hari, dengan suport pimpinan yang gigih”, ujar kaprodi PBSI FKIP UNS.

Raheni Sunita menambahkan bahwa yang perlu dibangun terlebih dahulu sebelum akreditas FIBAA adalah mengembangkan sistem akademik yang berbasis online dan terintegrasi. Data akademik, dosen, mahasiswa dan administrasi terintegrasi, mudah diakses, dapat diukur ketercapaiannya, serta tersedia monitoring dan evaluasi setiap kinerja dosen. Raheni Suhita dengan ‘telaten’ menampilkan contoh-contoh digital pengembangan sistem Siakad yang menjadi basis kinerja setiap dosen, dan bukti dokumen yang otentik, genuine terekam di sistem Siakad.

Selain Ibu Raheni, informasi juga disampikan oleh pak Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum, Dr. Kundharu Saddhono, M.Hum, Titi Setiyoningsih, M.Pd. dan Ani Rakhmawati, M.A., Ph.D. Informasi penting yang perlu dicatat yaitu mengenai sosok asesor yang akan diterjunkan asesmen lapangan. Berdasarkan best practice dari PBSI FKIP UNS, tim prodi sempat ditanya tentang paham komunisme di Indonesia, karena kebetulan asesornya berasal dari China. Diluar dugaan sekaligus konten kreteria SAR, tim harus menjawab dengan bijak, rasional dan tidak kontra produktif. Kegiatan kunjungan ini sekaligus melihat pranata sistem informasi, terutama dengan kegiatan akademik yang digunakan di UNS. Informasi terintegrasi sudah tampak dikembangkan dan diimplementasikan dengan baik. Sistem kinerja dosen dapat dipantau melalui data informasi yang ter-upload pada platform yang digunakan tersebut. [mj]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait