PAI UIN MALANG — Menguasai panggung sebagai seorang Master of Ceremony (MC), host, maupun moderator merupakan salah satu keahlian komunikasi yang sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini. Mendukung pengembangan potensi tersebut, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melanjutkan rangkaian agenda Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui pelatihan bertajuk “Level Up Your Voice!: Rahasia Seru Jadi Host, Moderator & MC” di Yayasan Miftahush Shibyan, Bantur, Kabupaten Malang, pada Selasa, 21 Juli 2026.


Pelatihan yang berlangsung pada pukul 10.20 hingga 12.20 WIB ini dipandu oleh Diya’ul Haq sebagai moderator. Acara ini menghadirkan Naila Humairo Azmi Adzkia, Duta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Malang, sebagai pemateri utama yang siap membagikan pengalaman serta wawasan praktisnya di dunia pemanduan acara.
Dalam pemaparannya yang interaktif dan energik, Naila membagikan rahasia bagaimana menghidupkan suasana acara agar tidak kaku dan membosankan. Para siswa diajak membedah perbedaan peran antara MC yang bertugas mengendalikan alur acara secara keseluruhan, host yang mencairkan suasana, hingga moderator yang mengarahkan jalannya diskusi. Kunci utama untuk menguasai ketiga peran tersebut terletak pada keberanian mengeksplorasi potensi suara (Level Up Your Voice), menjaga energi tetap positif, serta kemampuan membaca situasi audiens.
Pelatihan dilanjutkan dengan simulasi dan latihan praktik langsung untuk mengasah rasa percaya diri para murid di atas panggung. Para siswa diajak berlatih teknik menyapa audiens (greeting), mengatasi rasa gugup saat membuka acara, hingga menyusun kalimat transisi yang mengalir dengan alami. Pendekatan yang santai dan penuh semangat ini berhasil memicu antusiasme para murid untuk mencoba tampil langsung di depan teman-temannya.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi para siswa di Yayasan Miftahush Shibyan Bantur untuk semakin aktif dan berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan di sekolah maupun masyarakat. Lewat pembekalan ini, para murid tidak hanya belajar teknik berbicara, tetapi juga dilatih untuk menjadi komunikator yang percaya diri, adaptif, dan mampu menghidupkan suasana di mana pun mereka berada.






