PAI UIN MALANG — Keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk membangun rasa percaya diri, kepemimpinan, dan keberanian menyampaikan gagasan. Dorong potensi tersebut, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking bertajuk “The Art of Public Speaking: From Fear to Confidence on Stage” bagi para murid di Yayasan Miftahush Shibyan, Bantur, Kabupaten Malang, pada Selasa, 21 Juli 2026.

Sesi interaktif yang berlangsung pukul 09.20 hingga 10.20 WIB ini dipandu oleh moderator Rasmuin, M.Pd.I., dengan menghadirkan pemateri Faizah Salsabila Said, mahasiswa berprestasi PAI UIN Malang. Kehadiran sosok mahasiswa muda berbakat ini memberikan daya tarik tersendiri bagi para siswa, menciptakan suasana pelatihan yang dekat, inspiratif, dan penuh semangat.
Dalam pemaparannya, Faizah membagikan langkah-langkah praktis bagi para murid untuk mengatasi rasa gugup dan demam panggung. Beliau menjelaskan bahwa public speaking adalah proses komunikasi lisan terstruktur yang bertujuan untuk menginformasikan, menghibur, atau memengaruhi pendengar. Para siswa diajak memahami tiga kunci utama sebelum tampil, yaitu menguasai materi melalui outline sederhana, mengenalkan diri dengan baik kepada teman atau audiens, serta mengenali ruang tempat mereka berbicara agar lebih tenang.
Selain teori dasar, para murid juga diajak mempraktikkan teknik vokal dan bahasa tubuh. Faizah memperagakan pentingnya menjaga artikulasi, intonasi, hingga volume suara agar pesan tersampaikan dengan jelas. Tak kalah penting, para siswa dilatih untuk berdiri tegak, melangkah dengan yakin, serta menggunakan gestur yang percaya diri saat berbicara di depan kelas maupun di panggung acara.
Sesi pelatihan diakhiri dengan pesan motivasi “Speak Up, Stand Out”. Melalui pelatihan ini, diharapkan para murid di Yayasan Miftahush Shibyan Bantur dapat mengikis rasa takut, semakin berani mengemukakan pendapat, dan tampil percaya diri sebagai calon pemimpin masa depan.






