Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) melaksanakan koordinasi penyelenggaraan kegiatan screening kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an bagi mahasiswa PAI angkatan 2025. Kegiatan koordinasi ini dilaksanakan pada Kamis, 30 April 2026, pukul 12.00 WIB melalui Zoom Meeting.
Koordinasi tersebut diikuti oleh para penguji serta pengelola Program Studi PAI. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan pelaksanaan screening agar dapat berjalan dengan tertib, terarah, dan sesuai dengan standar penilaian yang telah ditentukan.
Screening kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an ini bertujuan untuk memetakan kemampuan mahasiswa baru PAI angkatan 2025 dalam membaca dan menulis Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, Program Studi PAI dapat mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa, khususnya dalam aspek kelancaran membaca, ketepatan tajwid, fashohah, serta kemampuan menulis huruf Al-Qur’an. Bagi mahasiswa yang belum fasih membaca Al-Qur’an, nantinya akan dilakukan pembinaan agar kemampuan baca tulis Al-Qur’an mereka dapat meningkat.
Dalam koordinasi tersebut, turut dibahas teknis pelaksanaan screening, pembagian tugas penguji, serta instrumen penilaian yang akan digunakan. Adapun aspek yang dinilai meliputi kejelasan huruf, khat, fashohah, tajwid, kelancaran membaca, kebutuhan tahsin, serta kepemilikan hafalan.
Kegiatan screening dijadwalkan akan dilaksanakan pada 19 Mei 2026, pukul 08.00–12.00 WIB. Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Program Studi PAI dalam menyusun program pembinaan Al-Qur’an yang tepat sasaran bagi mahasiswa angkatan 2025.
Adapun para penguji yang terlibat dalam kegiatan ini yaitu Alivia Nur Azizah, Fina Fandiyah, Salsabila Shofiyah Nafi’ah, Khofifah Tri Anjani, Putri Nuraisyah, Gita Selvia, Novi Aulia, Fitria Azizah Yona Putri, Nahdia Farihatus Tsania, Ilma Fauziyah, Nailatul Muna, Ghonimatur Rohmah, dan Mochammad Farhan Nur Hanafi.
Melalui kegiatan ini, Program Studi PAI menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kompetensi keagamaan mahasiswa, khususnya dalam kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa PAI sebagai calon pendidik agama Islam yang diharapkan mampu membaca, memahami, dan mengajarkan Al-Qur’an dengan baik.






